•   Senin, 21 Oktober 2019
Peristiwa Internasional

2 Pastor Italy Dilaporkan Atas Kekerasan Seksual Pada Bocah Bocah Altar

( words)
ilustrasi


SURABAYAPAGI.COM, -Peristiwa kekerasan seksual terhadap anak -anak terjadi di Vatican. Mirisnya anak anak yang menjadi korban kekerasan seksual merupakan bocah bocah altar. Sekedar info bocah bocah altar atau Misdinar adalah mereka yang membantu Imam saat mengadakan Perayaan Ekaristi. Pada awal mulanya seorang Putra Altar adalah sebuah tingkatan pastoran sebelum menjadi imam.

Seorang pastor Italia dituduh melakukan kekerasan seksual terhadap putra putra altar saat menjalani seminari. Tidak hanya sendiri, dilaporkan satu orang pastor lainnya karena memfasilitasi tindak kekerasan seksual itu.

Dilansir AFP, Rabu (18/9/2019), pihak Vatikan telah merekomendasikan pastor Gabrielle Martinelli untuk diadili atas dakwaan kekerasan seksual dan pastor Enrico Radice diadili karena menutup – nutupi tindakan kekerasan seksual itu.

Tindak kekerasan seksual itu terjadi saat seminari di St Pius X, sebuah institusi yang berlokasi di wilayah Vatikan yang melatih bocah altar dan terletak sangat dekat dengan kediaman Paus Fransiskus.

"Penyelidikan diluncurkan tahun 2017 menindaklanjuti laporan-laporan media," sebut Vatikan dalam pernyataannya.

Disebutkan lebih lanjut bahwa Martinelli berusia 21 tahun dan masih menjadi murid seminari saat tindak kekerasan seksual terjadi. Saat itu, Martinelli bertanggung jawab melatih bocah-bocah altar.

Laporan media-media Italia menyebut teman sekamar salah satu korban melihat langsung tindak kekerasan seksual yang terjadi berulang kali itu. Teman sekamar yang berasal dari Polandia itu juga seorang murid seminari. Dia bersama dua murid seminari lainnya, melaporkan Martinelli kepada atasannya juga melalui sebuah surat yang dikirimkan kepada Kardinal setempat.

Murid seminari yang tidak disebut namanya itu mengklaim Martinelli datang ke kamarnya untuk berhubungan intim dengan teman sekamarnya, yang saat itu berusia 17 tahun. Murid seminari ini juga mengklaim dirinya menyaksikan hubungan intim itu sebanyak 140 kali.

Menurutnya, Martinelli menggunakan ’kekuasaan dan intimidasi’ untuk memaksakan kehendaknya pada korban.

Paus Fransiskus telah meminta maaf atas para pastor yang menjadi predator anak, namun aksi menutup-nutupi skandal seks di Vatikan telah mencederai kepercayaan publik pada Gereja Katolik Roma. Masih banyak hal yang perlu dilakukan oleh Vatikan untuk melindungi anak-anak dari pastor pedofil.

Berita Populer