•   Senin, 21 Oktober 2019
JawaTimur

Kemenaker Terima Hibah Tanah

( words)
Serah terima dilakukan melalui penandatanganan draf berita acara serah terima oleh Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas kepada Sekretaris Jenderal Kemenaker Khairul Anwar.


SURABAYAPAGI, Banyuwangi - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi menyerahkan sertifikat tanah Balai Latihan Kerja (BLK) kepada Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker). Tanah yang dihibahkan oleh Pemkab seluas 90.070 meter persegi.
Serah terima dilakukan melalui penandatanganan draf berita acara serah terima oleh Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas kepada Sekretaris Jenderal Kemenaker Khairul Anwar.
Khairul menyambut positif penyerahan sertifikat hak pakai yang berlokasi di Desa Kedungrejo, Kecamatan Muncar, Banyuwangi. BLK Banyuwangi yang baru saja beroperasional diharapkan mampu menjalin kerja sama dengan Pemkab Banyuwangi dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
"Diharapkan Pak Bupati juga bisa memberikan bimbingan pengembangan program kerja di BLK Banyuwangi,” kata Khairul, Senin (1/7).
Dia menjelaskan meskipun BLK di daerah merupakan Unit Pelaksana Teknis Pusat (UPTP), keberadaannya sepenuhnya untuk kepentingan Pemda. Rancangan program BLK disesuaikan dengan apa yang menjadi kebutuhan daerah.
“Kami menyambut baik dan siap berkolaborasi dengan Pemda,” katanya.
Serah terima hibah aset daerah dihadiri Dirjen Binalattas Bambang Satrio Lelono, Karo Umum Sumarno, Sekda Banyuwangi Djadjat Sudradjat, Kadisnaker Banyuwangi Alam Sudrajat, dan Kepala BLK Banyuwangi Rusman.
Direktur Jenderal Binalattas Kemenaker Bambang Satrio Lelono menegaskan, setelah membangun BLK Banyuwangi dan menerima aset tanah dari Pemkab Banyuwangi, pihaknya akan mengembangkan BLK Banyuwangi untuk berbagai kejuruan.
Pengembangan tersebut sebagai langkah untuk merespons potensi lokal di Banyuwangi, khususnya kejuruan pariwisata, maritim, dan pertanian.
"Tahun ini BLK Banyuwangi telah mulai melakukan pelatihan dan direspon positif masyarakat dan Pak Bupati juga mendukung pengembangan BLK Banyuwangi ini," katanya. Bwi

Berita Populer